5 Film Indonesia Terbaik Tahun 2016

Festifal film indonesia terbaik adalah ajang paling bergengsi bagi insan film Indonesia. Piala Citra adalah penghargaan yang menjadi lambang sineas Indonesia. Nominasi terbaik setiap tahunnya selalu ditunggu-tunggu bagi insan perfilman. Begitu banyak kategori dengan film terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeraan wanita utama terbaik, dan banyak lagi lainnya. Saat ini kita akan mengulas lima nominasi Film Indonesia Terbaik Tahun 2016. Unsur keindonesiaan dan kebudayaan lokal menjadi salah satu penilaian 200 juri FFI. Selain tema keindonesiaan , penggambaran menarik juga menjadi salah satu penilaian juri. Ketua FFI 2016 Lukman Sardi mengungkapkan cukup kesulitan untuk menentukan mengingat banyak film Indonesia yang cukup berkualitas, hingga akhirnya para juri menentukan lima nominasi film terbaik.

Inilah lima nominasi film Indonesia terbaik tahun 2016. Aisya, Biarkan Kami Bersaudara yang diperankan oleh Laudya Cynthia Bella ini menceritakan seorang guru yang berasal dari Jawa Barat bernama Aisya, yang terpaksa meninggalkan seorang yang dicintainya karena harus mengajar di sekolah dasar di daerah pedalaman Atambua, Nusa Tenggara Timur. di sutradarai oleh Herwin Novianto. Film ini mengajak penonton menyaksikan kelembutan dan ketegaran Aisya dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Lalu ada Atrirah yang meraih penghargaan FFI film terbaik Indonesia tahun 2016, menceritakan sosok seorang ibu yang sangat tegar dan sudah membesarkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Cut mini dipilih oleh Riri Riza untuk memerankan Atrirah. Yang ketiga ada Rudy Habibie. Rumah produksi MD Pictures kembali melahirkan tema film biopic, setelah sukses dengan habibie dan ainun. Film Rudy Habibie ini mengangkat kisah hidup Rudy Habibie disaat muda. Banyak orang penasaran dengan kisah hidup Bapak Habibie yang sudah menjadi inspirator selama ini.


Selanjutnya nominasi yang keempat dalam nominasi film Indonesia terbaik 2016 Salawaku, film yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara ini menceritakan tentang dua bersaudara yatim piatu Binaiya dan Salawaku. Salawaku berjuang mencari satu-satunya anggota keluarga yang ia miliki yaitu kakaknya Binaiya yang menghilang. Yang terakhir adalah Surat dari Praha. Diperankan oleh Jullie Estelle sebagai Laras, menceritakan Laras yang menerima kotak dan sepucuk surat sebelum ibunya meninggal dunia dan harus diantarkan ke Praha untuk Jaya ( Tio Pakusadewo). Namun Jaya menolak mentah-mentah untuk menerima wasiat dari ibunya Laras dan Laras diusir dari apartement Jaya.

Posted on Tags